-->

8 TIPS ‘MOVE ON’ DARI ‘MASA LALU’

TAK ADA YANG ABADI !
Coba kita ingat lagu Peter Pan yang berjudul ‘tak ada yang abadi’. Ya, tak ada yang abadi, termasuk apapun dalam kehidupan kita. Dan semua yang tak abadi itu terkadang dialami sebagai masa-masa sulit. Mengalami cedera fisik, putus hubungan dengan orang atau pekerjaan, kesulitan ekonomi, bahkan kehilangan orang yang dicintai! Mengapa itu terjadi? Sekali lagi karena tak ada yang abadi dan hanya Dia yang abadi!

Mungkin sedih, kecewa, berontak dan sederet perasaan ‘negatif’ lainnya menyeruak dalam hati dan pikiran. Namun, satu hal yang mesti kita ingat, semua perasaan itupun tak ada yang abadi. Kesedihan dan kekecewaan bukanlah akhir kebahagiaan tetapi awal kebahagiaan baru karena tak akan ada kebahagiaan lebih baru kalau tidak diselingi kesedihan dan kekecewaan. Tak selalu kita berhasil mengendalikan keadaan di sekitar kita, bahkan mungkin perasaan kita sendiri. Tak masalah! Masalahnya adalah bagaimana agar kita tidak terpuruk berlama-lama dalam perasaan negatif dan sesegera mungkin ‘move on’ dengan mengendalikan cara kita menanggapi semua yang telah terjadi!

TIPS 1 : ‘RAYAKAN’ KESEDIHAN !
Kehilangan hubungan, dengan apapun, bukanlah hal yang mudah untuk diterima. Apalagi kalau terjadi tiba-tiba. Setiap manusia normal akan merasakan sederet perasaan termasuk kesedihan, penyangkalan, kemarahan, kebencian, penarikan diri, ketakutan, rasa sakit, permusuhan, rasa dizalimi, bahkan shock! Jangan pernah sangkal semua perasaan itu, tetapi rayakanlah! Menyangkal semua perasaan itu bagaikan menyimpan ‘bom waktu’ yang akan meledak di masa depan. Merayakan semua perasaan itu akan mempercepat berlalunya. Setelah itu, kitapun terbebas untuk ‘move on’.

Bagaimana cara merayakannya? Cari bantal atau kaca dan curhat kepada mereka adalah salah satu cara. Tuangkan dalam curhat atau juga surat kepada orang tua, saudara, atau sahabat. Menulis di medsos juga cara yang bermakna asal saja dilakukan dengan sopan. Berolahraga hingga bersama keringat yang bercucuran, kesedihan dan semua rasa ‘negatif’ ikut terbuang juga cara yang menyenangkan. Yang penting, lampiaskan semua rasa yang ada dengan cara-cara yang tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

TIPS 2 : KEHILANGAN HUBUNGAN : CARA PENYELAMATAN !
Tidak semua kehilangan hubungan itu buruk walau sekilas tampak demikian. Kehilangan pekerjaan, misalnya. Tentu saja seketika kitapun kehilangan sebagian atau bahkan seluruh pendapatan. Tapi tidakkah dapat dilihat, mungkin saja ada ‘tindakan penyelamatan’ yang dilakukan Tuhan buat kita? Penyelamatan dari semua hal yang tidak membangun, malah berpotensi melemahkan iman dan moral kalau kita tetap bertahan di situ. Penyelamatan dari ‘kompromi’ terhadap ketidakjujuran dan ketidakbenaran, misalnya. Penyelamatan dari berbagai bentuk konspirasi dan kebohongan yang mungkin sedang ditutupi. Kehilangan barang yang amat disukaipun demikian. Kehilangan itu merupakan penyelamatan dari kelekatan teramat sangat terhadap barang duniawi sehingga mungkin tak jarang kita melupakan mereka yang ada di sekitar kita, bahkan Dia yang jauh lebih penting dan berarti. Maka, kehilangan tidak selalu buruk.

TIPS 3 : KEHILANGAN HUBUNGAN : JANGAN CARI KAMBING HITAM !
Saat-saat kehilangan hubungan justru merupakan saat-saat tepat untuk belajar bertanggung jawab dan belajar dari masa lalu. Jangan pernah cari kambing hitam untuk semua itu. Kalaupun merasa kecewa terhadap ‘kambing hitam’ itu, jangan biarkan perasaan itu berlama-lama karena tidak ada gunanya. Katakan pada diri sendiri, ini tanggung jawabku dan aku akan belajar dari semua yang terjadi untuk move on. Jangan pernah melewatkan ‘masa belajar’ ini karena momen penting ini sangat berarti untuk membangun diri ke arah yang lebih positif. Bila kita merasa ada sesuatu yang salah dalam diri kita, hadiahkan ‘maaf’ kepada diri sendiri. Begitu pula jika kita ‘melihat’ kesalahan orang lain dalam masalah kita, karena tangan tak mampu bertepuk sebelah, berilah juga ‘hadiah maaf’ kepada mereka karena maaf itu lebih ‘mengobati’ hati kita sendiri.

TIPS 4 : AJUKAN PERTANYAAN KEPADA DIRI SENDIRI.
Bertanya ‘mengapa ini sampai terjadi padaku?’, tidak masalah. Asalkan kita berupaya memberi jawaban obyektif atas pertanyaan itu. Jawaban obyektif itu bisa memberikan ‘bahan baku’ berharga untuk membangun hubungan baru di masa depan. Pertanyaan berkutnya adalah, so how?, bagaimana selanjutnya, bagaimana cara memberikan dukungan dan kekuatan pada diri sendiri untuk move on.

TIPS 5 : REMEMBER KEBERHASILAN MASA LALU.
Di masa lalu pasti ada waktu di mana kita sungguh berhasil. Ingatlah tantangan bahkan kesukaran yang telah dengan gagah perkasa kita ‘kalahkan’ di masa lalu.  Kembalikan memori tentang itu dan juga, belajarlah dari padanya. Kembangkan pemikiran tentang kekuatan baru untuk bertumbuh, dengan cara baru, di tempat yang jauh lebih baru, bahkan dalam waktu yang sungguh-sungguh baru dan lebih cemerlang. Gali kekuatan, termasuk semua hal positif dan unik yang ada dalam diri kita, yang tidak bisa dimiliki bahkan hanya berusaha ditiru oleh orang lain, dan kembangkan itu!

TIPS 6 : ‘UP GRADE’ DIRI SENDIRI.
Cari kesempatan dan tempat untuk meng-‘up grade’ diri sendiri, baik jiwa maupun raga. Jalankan hobi yang selama ini mungkin terlupa karena kesibukan, nikmati saat-saat relaksasi pribadi atau rayakan kebersamaan dengan keluarga atau sahabat. Kalau perlu, tingkatkan ilmu dan ketrampilan dengan mengikuti short course atau malah kuliah lagi. Why not?

TIPS 7 : TETAPKAN TUJUAN MASA DEPAN DAN EKSEKUSILAH SEGERA !
Rancang resolusi masa depan dengan lebih cermat dan tepat berdasarkan semua yang telah ‘dipelajari’. Eksekusi rancangan resolusi itu sesegera mungkin karena sebenarnya keberhasilan mulai datang  pada saat eksekusi dimulai!

TIPS 8 : BUTUH BANTUAN PROFESIONAL ?
Kalau perasaan kehilangan begitu menyesakkan hingga tak mampu ditanggung sendiri, jangan sungkan dan malu meminta bantuan profesional Psikolog atau Psikiater. Ini perlu untuk mencegah terjadinya hal-hal yang lebih buruk.

INGATLAH KALIMAT BIJAK MOTHER TERESA:
“Life is an opportunity, benefit from it. Life is beauty, admire it. Life is a dream, realize it.
Life is a challenge, meet it. Life is a duty, complete it. Life is a game, play it.
Life is a promise, fulfill it. Life is sorrow, overcome it. Life is a song, sing it.
Life is a struggle, accept it. Life is a tragedy, confront it. Life is an adventure, dare it.
Life is luck, make it. Life is too precious, do not destroy it. Life is life, fight for it.”

Baca Juga :

    Click to comment